Friday, October 4, 2013

Waktu

institusi yang tak lebih dari terjangan serta berisi hujatan dan cacian
apalah arti beberapa huruf di belakang nama lengkap kalian
mereka yang berdiri di tengah jalan, berdansa di tengah hujan
walau hanya menunggu rem-rem kedaraan berdenyit di perempatan

di samping kiri dan kanan kami membentuk sebuah lingkaran
tak tertembus satupun hujatan yang dilontarkan para atasan
bahagia dengan saling melemparkan tendangan dan lompatan

kirimkanlah terbaik kalian,
dengan keangkuhan yang melampaui batas
bukan alunan dari sebuah piringan hitam,
namun melalui seuntai senar
biarkan mereka menari, pun saling melompati jalan pintas
yang terpenting tidaklah yang selalu kenyataan, melainkan apa yang kita percayai itu benar

waktu membunuh kami semua, perlahan dan mematikan
membiarkan semua penyesalan melewati angan dan pikiran

Friday, March 22, 2013

Here,

It's us againts the world
our commitments to create the real independent
my commitment to live by myself
my promise to change

in the coldest days and nights
to convert from the wrong to the rights
through thousand arguments and fights
walk along the fading lights

where do the airplanes go?
we could probably see the world through the glass of wine
my body's weak, there's so much leak
what I'm doing here is just breaking more spine

Thursday, December 27, 2012

Realita

ini bukan tentang cinta
juga bukan tentang harta
ini semua tentang realita
hanyalah kata-kata yang membentuk sebuah cerita

ratusan kilometer dari kampung halaman
perjuangan membuat kedua pilar tersenyum lebar
di tempat yang dingin membuang nyawa dan zaman
dengan mereka yang disana saling bertukar kabar

diajarkan bahwa semua hal memiliki esensi
dan semua kesalahan memiliki konsekuensi
belajar membuka logika dan memberikan solusi
dan suatu saat harus memberikan kontribusi

hidup di negeri di mana semua diatur oleh sistem
pilihan akan mengekor, menantang atau melawan
lingkungan akan menjadi sebuah rumah atau ancaman
tergantung apa yang kita pahami,
apakah kita akan membentuk resistansi ataukah senyuman

Saturday, August 4, 2012

Aku Bisa Apa?

ketika semua hal mulai meragukan
ketika keputusan sangat pantas dipertanyakan
ketika sebuah pernyataan membuat susah makan
aku bisa apa?

ketika tradisi lama tak bisa kutinggalkan
ketika tradisi itu kubawakan padamu
ketika kau tak bisa menerimanya
aku bisa apa?

ketika harapan palsu muncul ke permukaan
ketika aku menjemput harapan itu dengan antusias
ketika kekwahatiran mulai merasuki pikiran
aku bisa apa?

ketika kepercayaan tumpah begitu saja
ketika kesadaran mulai menipis
ketika jarak yang berbicara
aku bisa apa?

ketika hati mengumandangkan suara
ketika otak membantah itu semua
ketika mereka menarik tubuh ini ke dua arah yang berbeda
aku bisa apa?

Saturday, April 21, 2012

Pieces

I won't fight for her that I love
I will protect her even for a rove
two different words with similar meaning
but the goal is not even close
the folded riffles won't change a habit
the actions and steps that they now forbid
shake the bottle and blow it to the clouds
will they go? or will they stay?
we're too old too dream
we're too young too die
we're just a little drop in the ocean
we're just messy pieces of puzzles
we're just.... Grown Up Kids

Saturday, November 26, 2011

I See You Tonight

I saw you tonight
walked along the city street on the sidewalks
you brought your umbrella but you wet yourself
under the pouring rain, under the city lamp
fading out while shining your tears

you wear your headphones but you set it loudspeaker
you bring your umbrella but you sink yourself

there was a minute,
I saw you blushed, you smiled
all red, just like a cherry blossom
but you cried . . . .

it's hard to guess, but I'm completely sure it's a complicated feeling
about the boys and girls nowadays
not exactly in the right place
like a virgin, who ran out of cigarettes

Monday, September 19, 2011

Tanpa Sila

mereka seenaknya memanjat atap gedung kami
memata-matai kami yang sedang menuntut ilmu
menutup jalan dengan keinginan membalas dendam
menghalangi jalur dengan kata-kata kotor mereka

mata mereka dibutakan oleh kemilauan berlian
hanya melihat kenyataan melalui sebuah lensa
menyebarkan berita palsu untuk menjelekkan nama kami
membuat opini sendiri untuk mengisi perut mereka

mereka tidak boleh dan tidak akan merebut tanah kami, harga diri kami
kami bukan yang memulainya, namun kami yang akan mengakhirinya

mereka mengabaikan perintah Tuhan untuk saling mengasihi
menunjukkan bahwa mereka manusia yang biadab, bukan beradab
memecah-belahkan kalimat Bhineka Tunggal Ika
memecahkan masalah dengan kepalan tangan, bukan musyawarah
membuat keadilan mereka sendiri di bawah bayang-bayang seseorang

mereka tidak mengamalkan kelima dasar negara Indonesia